Edukasi Bencana sebagai Upaya Pengurangan Resiko Bencana Sejak Dini

Kota Madiun –   Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penanggulangan bencana meningkat, namun pengetahuan itu belum menjadi sikap dan perilaku sehari-hari masyarakat.

Masyarakat acap kali abai meski sudah mengetahui risiko dari suatu bencana. Untuk meningkatkan budaya sadar bencana, diperlukan pendidikan kebencanaan sejak dini, khususnya kepada siswa sekolah dasar. Hal ini sangat penting agar siswa dapat memahami penanggulangan bencana secara utuh, sehingga dapat menjadi bagian dalam proses pendewasaan jiwa anak-anak.
Senin 15 Oktober 2018, sehubungan dengan kunjungan siswa SD Muhtadin Kota Madiun sebanyak 56 peserta diPosko Siaga Bencana BPBD Kota Madiun merupakan salah satu kesempatan untuk memberikan sebuah edukasi kebencanaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan kepada siswa tentang kebencanaan sejak dini.
Lewat dongeng, Mas Joko salah satu Petugas Siaga Bencana BPBD Kota Madiun  mengajak para murid untuk peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam membuang sampah di tempat khusus yang telah disediakan di sekitar kita. Selain mendongeng, Ms Joko mengajak anak-anak untuk menjawab pertanyaan terkait dengan banjir, gempa, kebakaran dan potensi bencana lainya . ( pusdalops/RM ) 
https://www.youtube.com/watch?v=w-QTEDc5WXs&feature=youtu.be

Kebakaran Rumah Jl. Taman Asri

Madiun – Tiga Rumah terbakar sijago merah, 1 Rumah Rusak berat 2 Rumah Rusak ringan , 1 Korban luka bakar  Ibu Hasnawati di Jalan Taman Asri No. 06 RT 24 RW 07 Kel, Banjarejo Kec. Taman Kota Madiun pada pukul 21. 30 Wib. Petugas Siaga Bencana BPBD Kota Madiun bersama Pemadam Kebakaran Kota Madiun dibantu PMI,Polsek Taman melaksanakan Pemadaman Kamis 11 Oktober 2018. ( Pusdalops/RM )

PENYALURAN BANTUAN KORBAN GEMPA PALU

Sidoarjo – Relawan BPBD Kota Madiun turun membantu Posko Distribusi Bantuan Korban Gempa palu di posko BPBD Provinsi Jawa Timur. Untuk mempercepat proses distribusi bantuan korban gempa palu, relawan BPBD Kota Madiun segera bergerak menuju Posko BPBD Provinsi Jawa Timur guna membantu proses tersebut pada 8 – 12 Oktober 2018 dengan harapan bantuan segera bisa disalurkan. ( pusdalops/RM )