Madiun – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Madiun menggelar rapat koordinasi sekaligus evaluasi program tahunan di Meeting Room Pusdalops PB Kota Madiun, Rabu (26/11). Kegiatan dibuka langsung oleh Bambang, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Madiun, bersama jajaran struktural BPBD.
Dalam kesempatan tersebut, para pengurus FPRB melakukan evaluasi capaian program selama tahun berjalan, mulai dari kegiatan edukasi kebencanaan di masyarakat, peningkatan kapasitas relawan, hingga keterlibatan dalam penanganan tanggap darurat di wilayah Kota Madiun.
Tak hanya evaluasi, forum ini juga menjadi ajang penyusunan rencana program kerja tahun 2026. Beberapa agenda yang menjadi fokus penguatan di tahun mendatang di antaranya:
Peningkatan kapasitas relawan melalui pelatihan kebencanaan berkelanjutan, Penguatan desa/kelurahan tangguh bencana, Optimalisasi peran komunitas dan sekolah dalam edukasi kebencanaan, Pemetaan risiko dan kajian potensi bencana berbasis wilayah, Pengembangan teknologi informasi dalam mitigasi bencana

Bambang dalam arahannya menyampaikan bahwa FPRB memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Ia berharap kolaborasi yang terjalin selama ini dapat semakin kuat dan memberikan dampak nyata dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kota Madiun.
Melalui rapat koordinasi ini, FPRB Kota Madiun menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung sinergi pemerintah dan masyarakat, demi mewujudkan Kota Madiun yang tangguh terhadap bencana.


