Kota Madiun – Upaya membangun budaya sadar dan tanggap bencana sejak dini terus dilakukan oleh BPBD Kota Madiun. Salah satunya melalui pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di MTs Al-Mujaddadiyah Demangan, Kota Madiun.
Pembentukan SPAB menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang lebih aman, siap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang yang harus mampu memberikan perlindungan dan rasa aman bagi peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah. Rabu 9/7/2026
Melalui kegiatan tersebut, warga sekolah mendapatkan pemahaman mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, mulai dari mengenali potensi bahaya di lingkungan sekolah, mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, hingga pentingnya menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman.
Edukasi kebencanaan juga diarahkan agar peserta didik tidak sekadar memahami teori, tetapi mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata. Dengan demikian, ketika terjadi kondisi darurat, warga sekolah diharapkan tidak panik dan dapat melakukan tindakan secara cepat, tertib, serta sesuai dengan prosedur keselamatan.
Pembentukan SPAB turut mendorong keterlibatan aktif seluruh unsur sekolah. Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran dalam memastikan kesiapan lingkungan serta memberikan arahan kepada peserta didik, sementara para siswa diharapkan mampu menjadi agen edukasi kebencanaan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah keluarga dan masyarakat.
BPBD Kota Madiun juga mendorong agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah. Hal sederhana seperti mengenali jalur evakuasi, mengetahui lokasi titik kumpul, memahami prosedur penyelamatan diri, menjaga lingkungan, serta mengetahui cara meminta bantuan ketika terjadi keadaan darurat merupakan bagian penting dari budaya aman bencana.
Dengan terbentuknya SPAB di MTs Al-Mujaddadiyah Demangan, diharapkan sekolah memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana sekaligus mampu membangun karakter peserta didik yang peduli, disiplin, tanggap, dan siap menghadapi keadaan darurat.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi kebencanaan di lingkungan pendidikan Kota Madiun. Semakin banyak satuan pendidikan yang memiliki pengetahuan, perencanaan, dan kapasitas kesiapsiagaan, semakin kuat pula ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
BPBD Kota Madiun berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana. Karena keselamatan bukan hanya tentang apa yang dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga tentang seberapa siap kita sebelum bencana datang.
Kenali Risikonya. Siapkan Dirinya. Selamatkan Bersama.



