BPBD Kota Madiun menggelar kegiatan edukasi dan simulasi bencana gempa bumi serta penanganan satwa liar (animal rescue) di Kampus Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Sabtu (22/11). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman mengenai tata cara menghadapi situasi darurat.
Acara diawali dengan sesi kelas yang membahas pengetahuan dasar kebencanaan, termasuk potensi gempa di wilayah Madiun, tanda-tanda terjadinya bencana, serta langkah antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat. Instruktur dari BPBD Kota Madiun memberikan penjelasan mengenai prosedur penyelamatan diri yang benar, seperti Drop, Cover, Hold On, jalur evakuasi aman, hingga pentingnya ketenangan dalam menghadapi situasi darurat.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi gempa bumi. Sirine tanda guncangan dibunyikan, dan seluruh peserta mempraktikkan langkah penyelamatan diri sebelum bergerak menuju titik kumpul di area terbuka kampus. Simulasi berlangsung tertib dan memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai prosedur evakuasi yang aman dan efektif.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan edukasi penanganan satwa liar, khususnya ular, yang sering muncul pada area pemukiman saat terjadi bencana. Tim animal rescue BPBD Kota Madiun mendemonstrasikan cara aman mengevakuasi ular liar menggunakan peralatan khusus, teknik mengamankan area, serta langkah-langkah yang harus dihindari agar tidak membahayakan diri sendiri maupun hewan tersebut. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melihat langsung proses penanganan ular yang dilakukan oleh petugas berpengalaman.
Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara BPBD Kota Madiun dan UNIPMA untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat kampus dalam menghadapi bencana. Melalui edukasi dan simulasi terpadu ini, peserta diharapkan mampu bertindak cepat, terukur, dan aman, tidak hanya untuk keselamatan manusia tetapi juga satwa liar yang terdampak bencana.


