Madiun – Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, mahasiswa STIKes Bhakti Husada Madiun (BHM) mengikuti pelatihan Water Rescue dan Fire Rescue di Embung Pilangbango, Kartoharjo, Selasa (02/12).
Heter, selaku Kasi Kedaruratan BPBD, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam membekali calon tenaga kesehatan agar siap terjun ke dunia kerja, khususnya ketika harus menangani korban bencana. “Mahasiswa perawat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan, tidak hanya teori medis tetapi juga kemampuan penyelamatan di lapangan,” ujarnya pada sesi pembukaan.
Sementara itu, Yusuf selaku Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun turut menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa saat kelak bertugas di area terdampak bencana. “Minimal mereka sudah tahu teknik penanganan awal di air maupun kebakaran, sehingga mampu membantu menyelamatkan nyawa,” ungkapnya.
Dengan penuh semangat, peserta mempraktikkan teknik penyelamatan di air, penggunaan pelampung, hingga tata cara pemadaman api sederhana. Kegiatan edukatif ini diharapkan mampu menambah kepercayaan diri serta kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan.


