Berita Edukasi Informasi Secara Serta Merta PPID

SMPN 9 Kota Madiun Siap Jadi Sekolah Tangguh! 40 Peserta Ikuti Program SPAB untuk Hadapi Risiko Bencana

Madiun – Upaya membangun kesiapsiagaan sejak dini terus digencarkan di dunia pendidikan. Hal ini terlihat dalam kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar pada Rabu, 14 April 2026 di SMPN 9 Kota Madiun. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 9, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Madiun, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Madiun, serta fasilitator SPAB, dengan melibatkan 30 siswa dan 10 guru sebagai peserta.

Program SPAB bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang potensi dan penanggulangan bencana kepada seluruh warga sekolah. Kepala SMPN 9 Kota Madiun, Ida Sulistyaningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini dapat terbentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di lingkungan sekolahnya.

“Dengan adanya SPAB, kami berharap seluruh warga sekolah memiliki kesiapsiagaan yang baik dan mampu bertindak cepat saat terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, fasilitator kebencanaan, Ir. Diana Rendrarini, SE, ST, MT, menegaskan bahwa Kota Madiun tidak sepenuhnya bebas dari potensi bencana. Oleh karena itu, pengetahuan kebencanaan menjadi hal penting agar siswa dan guru mampu melakukan pertolongan mandiri sebelum petugas datang.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi yang terbagi dalam tiga pilar utama. Pilar pertama adalah Fasilitas Sekolah Aman, yang meliputi pemetaan risiko bahaya serta pengecekan dan peningkatan sarana prasarana seperti konstruksi bangunan dan jalur evakuasi. ]

Pilar kedua, Manajemen Bencana di Sekolah, mencakup penyusunan rencana tanggap darurat, pembentukan tim siaga bencana sekolah, penyusunan SOP evakuasi, serta penguatan sistem peringatan dini.
Sedangkan pilar ketiga, Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana, difokuskan pada sosialisasi jenis-jenis bencana, pelaksanaan simulasi evakuasi secara rutin, serta integrasi pendidikan kebencanaan dalam kurikulum sekolah.
Melalui SPAB, diharapkan seluruh warga sekolah tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar dalam kondisi darurat. Prinsip “belajar tak boleh berhenti” menjadi komitmen utama dalam menciptakan sekolah yang tangguh dan mandiri terhadap bencana.

BPBD pusdalops
Emergency Fast Respon Call Center : Jl. Soekarno Hatta No. 45, ( 0351 ) - 491991 pusdalops - PB | BPBD Kota Madiun | WA Operator 1 ; 085336862115

Tinggalkan Balasan